<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.6.5" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Any Rufaidah.com</title>
	<link>http://anyrufaidah.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2009 06:03:26 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Derrida on the Couch: the Perversity of Deconstruction</title>
		<description>Michael Williams, June 3, 2008

 

 

The affinities between deconstruction and perversion are evident in Freud’s own writings on perversion. The deconstructive double-gesture reproduces the textual moves in the original scene of fetishism as depicted in Freud’s essay “Splitting of the Ego in the Defensive Process” (1938). In this text ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/145</link>
			</item>
	<item>
		<title>Buruh Jadi &#8220;Tersangka&#8221; (lagi)</title>
		<description>

Merespon krisis keuangan global, pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan bersama 4 menteri. Dalam pertimbangan, peraturan tersebut dikeluarkan untuk memelihara pertumbuhan perekonomian nasional. Sebagai upaya memelihara pertumbuhan perekonomian, langkah tersebut patut diacungi jempol. Pemerintah telah bertindak responsif dalam menyikapi persoalan-persoalan nasional dan global. Namun yang menjadi masalah, peraturan tersebut menanggungkan beban kepada ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/135</link>
			</item>
	<item>
		<title>Arogansi: Aku dan Kalian</title>
		<description> 


“Selalu banyak pelajaran di manapun, maka temukanlah”. Ini adalah sebuah “pelajaran” yang saya dapat dari rapat tahunan organisasi kampus yang sampai hari ini saya masih melibatkan diri di dalamnya. Seperti ritual-ritual sebelumnya, rapat tahunan diakhiri dengan pemilihan ketua umum. Pemilihan ketua seperti biasanya pula diawali dengan pernyataan kesediaan dari ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/130</link>
			</item>
	<item>
		<title>Anak Muda dan Hegemoni</title>
		<description>Dalam Cultural Studies, anak muda menjadi subyek sentral kajian. Mengapa demikian? karena anak muda adalah ladang subur bagi terjadinya transformasi budaya. Setidaknya itu poin penting yang bisa ditangkap dari materi yang disampaikan oleh Mas Kirik Ertanto dalam Pelatihan Etnografi PUSPeK Averroes September lalu. Tulisan ini adalah review ketiga dari pelatihan ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/123</link>
			</item>
	<item>
		<title>Cultural Resistance</title>
		<description>Tulisan ini adalah review kedua dari pelatihan etnografi PUSPeK Averroes pada bulan puasa lalu. Cultural Resistance (CR) pada saat itu disampaikan secara eksklusif oleh kawan Mujtaba Hamdi (Taba). Bagi kita, peserta pelatihan, CR merupakan tema yang masih asing. Asing karena tidak pernah dibaca atau dipikirkan. Ya….begitulah. Terlalu banyak hal-hal asing ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/111</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tentang Jodoh</title>
		<description>Tulisan ini adalah review diskusi dengan seorang teman yang humoris dan gaul meski jarak usia sangat jauh. Diskusi ini bukan diskusi yang direncanakan sebelumnya. Ya….seperti orang pada umumnya, kalau sedang mengalami sesuatu, maka pembicaraan-pembicaraannya dengan siapa saja diarahkan ke tema sesuatu tersebut. Kali ini tentang jodoh. Kebetulan pula semalam sebelumnya ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/86</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sekilas Tentang Cultural Studies</title>
		<description>Tulisan ini merupakan sedikit review dari pelatihan cultural studies (etnografi di dalamnya) yang sempat saya ikuti pada tanggal 19-23 September lalu. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian dan Pengembangan Kebudayaan (PUSPeK) Averroes ini didesain dengan Sersan (Serius tapi Santai). Serius karena narasumber yang memandu adalah orang-orang yang sudah berpengalaman di ...</description>
		<link>http://anyrufaidah.com/archives/72</link>
			</item>
</channel>
</rss>
